Selasa, 11 September 2012

“PENGEN JADI DOKTER . . . “


Coba kamu tanya anak2 kecil , apa cita2 mereka. Rata2 mereka menjawab “pengen jadi dokter”. Kalau dengar itu , aku hanya tertawa kecil dalam hati.
Seharian ini kalimat itulah yang aku dengar.
Di salah satu stasiun tv swasta yaaa kira2 acaranya itu tema nya social gitu deh , bantuin yang kurang mampu. Salah satu dari mereka ada anak kecil , mungkin kira2 umurnya 5-7 tahunan lah. Pas ditanya host acara nya , “cita2 nya pengen jadi apa ?”…dengan polosnya anak itu menjawab “jadi dokter” sambil berurai air mata. “kenapa pengen jadi dokter ?” , tanya host nya lagi. Jawaban yang so simple dari anak tsb , “mau nolongin orang yang sakit”… karena orang tua anak tsb telah tiada dikarenakan sakit , makanya dia pengen jadi dokter.
Di hari yang sama , jam yang beda tentunya , saat aq ada di sebuah toko buku. Waktu itu aq berdiri diantara rak2 buku Kedokteran , iseng aja siapa tau ada buku referensi terbaru. Lagi asyik melihat2 buku , lewat beberapa anak2 SMA , saat melihat q disana salah satu dari mereka berbisik kepada temannya yang lain, “dokter..dokter..” , aq pura2 nggak dengar , dalam hati ngomong gini , “beloooommm…belom dokterrrrr…”. Setelah itu mereka pergi ke rak buku yang lain. Karena nggak ada buku yang cocok , aq pergi ke rak buku yang lain , buku2 tutorial mengenakan Hijab (yaaa…lagi belajar membiasakan pke jilbab/hijab , dah 4 tahunan..belajar membiasakan kog yaa 4 tahunan yaaa…hahahaha…). Disana ketemu lagi dg anak2 SMA tadi , dan aq dengar percakapan mereka. Salah satu mereka memanggil temannya yg lain , “kamu pengen jadi dokter khan???” … “iya..” . Lagi lagi bercita2 menjadi dokter.
Bukan hanya mereka , keponakan2 dari sepupu q pun juga pengen jadi dokter. Banyak , memang banyak pengen jadi dokter. Dengan berbagai macam alasan kenapa pengen jadi dokter. Mulai yang niatnya memang luhur sampeeee yang pengen tenar karena gelar “dokter” nya itu.
Kalau ada yg nanya ke aq kenapa pengen jadi dokter , aq nggak tau , jujur aq nggak tau. Kalau ada yg nanya ada atau nggak hati q di dunia Kedokteran , aq jawab “nggak” atau mungkin “belum ada”. Jangan kan kalian , aq saja bingung kenapa. Terkadang ada rasa senang dengan dunia Kedokteran ini , tapi terkadang ada juga rasa benci nya. Sedangkan ditanya orang aq kuliah dimana saja aq malaaassss jawabnyaa… mungkin karena jalani dengan setengah hati bercampur rasa takut “bisakah aq jadi dokter ?” , “pantaskah aq jadi dokter?”
Pundak q digantung dg harapan2 keluarga dan orang2 terdekat. Papa yg memang orang yg pengen banget aq jadi dokter. Mama juga. Nenek yg pengen cucu nya ini jadi dokter kandungan. Pacar q yg juga pengen aq jadi dokter kandungan. Adik2 q yg bangga punya kakak seorang calon dokter. Ditambah aq lah anak pertama dalam keluarga. Aq takut menghancurkan harapan2 mereka semua.
Mungkin , aq termasuk orang yg beruntung bisa mempelajari kedokteran. Orangtua mampu membiayai. Diluar sana , banyak yg pengen jadi dokter tapi cita2 nya harus mereka kubur dalam2 karena biaya.
Ya , seharusnya aq bersyukur dan emang harus bersyukur.
aq mencoba untuk mencintai profesi yg satu ini. Mencoba mengabulkan harapan2 orang2 tercinta. Mencoba mencari hikmah aq ditempatkan untuk menjadi profesi satu ini. Dan mencoba menaklukkan rasa takut q selama ini.
Semoga . . .

NB : buat yg pengen jadi dokter n mau masuk kedokteran , pikir2 dulu , siap atau nggak ? benar2 niat nggak ? karena yg akan kalian hadapi adalah makhluk hidup , nyawa pasien tanggung jawabnya. Jangan karena terpaksa. Jangan sampai putus tengah jalan. Tapi , ingatlah , belajar kedokteran itu  menyenangkan sih , karena yg dipelajari adalah apa yg ada dalam tubuh kita sendiri..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar