Coba kamu tanya
anak2 kecil , apa cita2 mereka. Rata2 mereka menjawab “pengen jadi dokter”.
Kalau dengar itu , aku hanya tertawa kecil dalam hati.
Seharian ini
kalimat itulah yang aku dengar.
Di salah satu
stasiun tv swasta yaaa kira2 acaranya itu tema nya social gitu deh , bantuin
yang kurang mampu. Salah satu dari mereka ada anak kecil , mungkin kira2
umurnya 5-7 tahunan lah. Pas ditanya host acara nya , “cita2 nya pengen jadi
apa ?”…dengan polosnya anak itu menjawab “jadi dokter” sambil berurai air mata.
“kenapa pengen jadi dokter ?” , tanya host nya lagi. Jawaban yang so simple
dari anak tsb , “mau nolongin orang yang sakit”… karena orang tua anak tsb
telah tiada dikarenakan sakit , makanya dia pengen jadi dokter.
Di hari yang
sama , jam yang beda tentunya , saat aq ada di sebuah toko buku. Waktu itu aq
berdiri diantara rak2 buku Kedokteran , iseng aja siapa tau ada buku referensi
terbaru. Lagi asyik melihat2 buku , lewat beberapa anak2 SMA , saat melihat q
disana salah satu dari mereka berbisik kepada temannya yang lain,
“dokter..dokter..” , aq pura2 nggak dengar , dalam hati ngomong gini ,
“beloooommm…belom dokterrrrr…”. Setelah itu mereka pergi ke rak buku yang lain.
Karena nggak ada buku yang cocok , aq pergi ke rak buku yang lain , buku2
tutorial mengenakan Hijab (yaaa…lagi belajar membiasakan pke jilbab/hijab , dah
4 tahunan..belajar membiasakan kog yaa 4 tahunan yaaa…hahahaha…). Disana ketemu
lagi dg anak2 SMA tadi , dan aq dengar percakapan mereka. Salah satu mereka memanggil
temannya yg lain , “kamu pengen jadi dokter khan???” … “iya..” . Lagi lagi
bercita2 menjadi dokter.
Bukan hanya
mereka , keponakan2 dari sepupu q pun juga pengen jadi dokter. Banyak , memang
banyak pengen jadi dokter. Dengan berbagai macam alasan kenapa pengen jadi
dokter. Mulai yang niatnya memang luhur sampeeee yang pengen tenar karena gelar
“dokter” nya itu.
Kalau ada yg
nanya ke aq kenapa pengen jadi dokter , aq nggak tau , jujur aq nggak tau.
Kalau ada yg nanya ada atau nggak hati q di dunia Kedokteran , aq jawab “nggak”
atau mungkin “belum ada”. Jangan kan kalian , aq saja bingung kenapa. Terkadang
ada rasa senang dengan dunia Kedokteran ini , tapi terkadang ada juga rasa
benci nya. Sedangkan ditanya orang aq kuliah dimana saja aq malaaassss jawabnyaa…
mungkin karena jalani dengan setengah hati bercampur rasa takut “bisakah aq
jadi dokter ?” , “pantaskah aq jadi dokter?”
Pundak q
digantung dg harapan2 keluarga dan orang2 terdekat. Papa yg memang orang yg
pengen banget aq jadi dokter. Mama juga. Nenek yg pengen cucu nya ini jadi
dokter kandungan. Pacar q yg juga pengen aq jadi dokter kandungan. Adik2 q yg
bangga punya kakak seorang calon dokter. Ditambah aq lah anak pertama dalam
keluarga. Aq takut menghancurkan harapan2 mereka semua.
Mungkin , aq
termasuk orang yg beruntung bisa mempelajari kedokteran. Orangtua mampu
membiayai. Diluar sana , banyak yg pengen jadi dokter tapi cita2 nya harus
mereka kubur dalam2 karena biaya.
Ya , seharusnya
aq bersyukur dan emang harus bersyukur.
aq mencoba untuk
mencintai profesi yg satu ini. Mencoba mengabulkan harapan2 orang2 tercinta.
Mencoba mencari hikmah aq ditempatkan untuk menjadi profesi satu ini. Dan
mencoba menaklukkan rasa takut q selama ini.
Semoga . . .
NB : buat yg
pengen jadi dokter n mau masuk kedokteran , pikir2 dulu , siap atau nggak ?
benar2 niat nggak ? karena yg akan kalian hadapi adalah makhluk hidup , nyawa
pasien tanggung jawabnya. Jangan karena terpaksa. Jangan sampai putus tengah
jalan. Tapi , ingatlah , belajar kedokteran itu menyenangkan sih , karena yg
dipelajari adalah apa yg ada dalam tubuh kita sendiri..

Tidak ada komentar:
Posting Komentar