Rabu, 22 Mei 2013

Ustad Yg dicintai semua jamaahnya

Ustad Jefri Al-Buchori...
Semua tau dg ustad ini. Cara beliau menyampaikan dakwahnya yg khas. Apalagi kalau udah mengaji atau menyanyi , buat merinding.
Beliau salah satu ustad favorite aq. Dua kali aq datang dimana dia akan menyampaikan ceramah. Pertama di salah satu masjid di Bengkulu , kedua dikampus q sendiri. Aq benar2 kagum kepada almarhum. Sangat2 kagum.
Aq terkejut n tidak percaya dg kabar bahwa beliau wafat hari itu. Pagi itu , seperti biasa kalau bangun aq suka lihat2 BB , liat2 PM teman2. Semua mengucapkan "innalillahi.." , aq kira ada pasien kami yg wafat. Tapi ini kog semua orang yg ngucapin kalimat itu. Sampai akhirnya aq baca PM teman yg menyebutkan nama ustad. Cepat2 aq nyalakan tv. Ternyata benar , beliau wafat karena kecelakaan.
Jujur , sakit hati ini rasanya. Kenapa orang sebaik beliau ?




Ribuan masyarakat mensholatkan almarhum , itu belum di daerah lainnya. Diluar masjid pun sudah menunggu ribuan masyarakat yg juga ingin mengantar jenazah ke pemakaman. Di pemakaman juga sudah menunggu masyarakat2.

Itu sebagai bukti bahwa betapa banyak umat manusia yg mencintai almarhum. Semua kehilangan, 
Mari kita semua mendo'akan beliau disana. Selamat jalan ustad Jefri...











Jumat, 04 Januari 2013

STASE PARU,stase pertama q

Stase paru,stase pertama ku awal masuk coass di RS. Awal_awal nya memamng membingungkan , karena ini untuk yg pertama kali nya berhadapan langsung dg pasien. Macam-macam tingkah dan sifat pasien. Ada yg ramah dg kami para dokter muda , ada yg suka bikin sebell..hahaha... ya,cuma bisa sabar dan dimaklumkan. Aku,menganggap pasien itu keluarga,jadi sebisa mungkin aku bantu mereka. Melihat mereka bisa pulang,aku senang. Tidak terpikirkan untuk mendapat ucapan "terima kasih" dari mereka , yg penting aku bisa menolong mereka. Ada salah satu pasien ku , dimana setiap hari,setiap pagi,sore selalu aku periksa fisiknya dan menanyakan keluhannya saat itu. Sampai dia dinyatakan boleh pulang oleh dokter spesialis. Senangnya mendengar pasien ku boleh pulang. Surat pulang pasien tersebut sudah selesai aku urus dan sudah ditanda tangani dokter spesialisnya. Sampai disana tugas sudah cukup. Siang itu seperti biasa , aku dan teman-teman yg lain berkumpul diteras bangsal sekedar berbagi cerita. Tiba-tiba aku dipanggil salah satu teman ku , dia mengatakan bahwa pasien ku mencari ku. Lalu aku menghampiri pasien itu dan bertanya ada apa. Dia mencari ku hanya untuk mengucapkan terima kasih. Hampir saja air mata ku keluar , terharu. Dia dan keluarga nya masih ingat dengan ku. Aku temani mereka sampai pintu gerbang bangsal dan mengingatkan agar teratur minum obat. Satu cerita lagi , pasien ku yg satu ini penyakitnya sudah terlalu kompleks. Kata dokter spesialis alias guru ku di RS , penyakit nya ini keroyokan , banyak. Semua prosedur persiapan pemeriksaan aku yg urus,semuanya. Pasien ku termasuk gawat. Jadi,aku tidak bisa berleha-leha mengurus semua pemeriksaan. Berlari dan berlari biar pemeriksaan cepat dilakukan. Konsul kesana kemari. Sampai saat itu aku mulai sakit,tapi tidak aku pedulikan kesehatan ku,aku tidak mau terjadi apa-apa dg pasien ini. Pagi itu,pasien ku dan istri nya duduk dekat bed. Selesai aku periksa,istri nya mengeluh pada ku "sampai aku mikir gini dok,kalau mau diambil,ambillaahh..ikhlas saya dok,ikhlas.."...aku terdiam , dan ibu itu meneteskan air mata,aku tidak bisa mengucapkan satu patah kata pun dan hampir menangis. Yang bisa aku lakukan waktu itu hanya mengelus pundak ibu itu seolah memberi kekuatan.Hari kehari penyakit pasien tersebut semakin memburuk. Aku tidak tega melihatnya menahan rasa sakit. Berselang beberapa hari,waktu itu hari minggu , aku tidak ada jadwal jaga di bangsal lagi dan pasien tersebut sudah aku serahkan dg dokter muda yg lain karena tugas dibangsal sudah selesai. Tiba-tiba aku mendapat sms dari teman , yg isinya tentang wafatnya pasien ku itu. Aku sangat-sangat merasa bersalah. Walaupun tugas ku hanya memeriksa nya dan memberikan obat yg disuruh dokter spesialis , tetap saja merasa bersalah. Ya Allah,bantu aku untuk membantu pasien-pasien ku

Sabtu, 27 Oktober 2012

hewan yg setia

Kalian punya hewan piaraan ? Mungkin ada yg punya , ada yg tidak ya . . . Lalu apa piaraanmu? Anjing , kucing? Ikan hias ? Hamster ? Kelinci ? Hhhmmm . . . Aq suka memelihara kucing , anjing , kura-kura kecil. Kali ini aq ceritakan tentang anjing piaraan q dulu. Aq sudah banyak memelihara anjing. Akan aq ceritakan salah satu nya , namanya shiro , kayak nama anjing nya shinchan ya . . . Haha shiro berwarna coklat dg bulu yg lebat dan lumayan panjang. Badannya tidak terlalu tinggi. Nakal ? Ya. Tanaman mama hancur dibuatnya. . . Hha walaupun begitu , ada nilai plus untuk dia dari q. Sifat setia nya terhadap majikannya. Waktu itu aq masih SMA. Karena sekolah q jauh , aq harus pagi-pagi sekali berangkat. Aq selalu berjalan kedepan gang rumah dan menunggu angkot. Shiro selalu menemani q berjalan kedepan dan menunggu angkot.walaupun berkali2 aq mengusirnya untuk pulang kerumah , dia tetap tidak mau. Berjalan dan duduk disamping dimana aq berdiri menunggu angkot. Tidak banyak gerak , dia duduk dg tenang seolah2 dia ikut menunggu angkot. Saat angkot datang dan aq sudah didalam angkot , aq sempatkan untuk melihatnya , dia masih duduk sambil menatap angkot jalan menjauhi nya. Setelah itu barulah dia kembali kerumah. Siangnya , saat pulang sekolah , dia sudah duduk depan pagar rumah , ketika melihat q dia langsung berlari dg gonggongan yg menurut q tanda senangnya. Hhhmmm. . . Hewan yg setia. .sayangnya si shiro dah mati , diracun orang. Waktu itu , anjing q itu tampak lesu , makan tidak mau , terlihat tidak sehat. Sore itu dia tidak terlihat. Lalu aq cari dan ternyata dia berbaring disamping garasi mobil. Aq dekati dan aq perhatikan dia dg duduk didepannya. Satu kebiasaan q kepada hewan-hewan piaraan q , mengajaknya ngobrol walaupun hewan gak ngerti bahasa manusia , tapi aq yakin mereka merasakan rasa sayang kita terhadap mereka. Aq lihat mata nya , matanya berair,dia melihat q , sepertinya menangis. "sakit? " tanya q , benar-benar tidak tega melihatnya seperti itu ,tergeletak tidak berdaya. Dari pandangan mata nya seolah ingin menyampaikan "sakit". Aq belai badannya sebentar , lalu aq masuk kerumah lagi karena sudah maghrib. Kalian tau apa yg terjadi besok pagi nya ? Shiro sudah tidak ada. Dia mati. Sedih ? Sangat benar. Sengaja aq tidak melihat saat dia dikubur. Karena itu membuat aq bertambah sedih. Sayangilah piaraan mu sebaik-baiknya . . .

Selasa, 11 September 2012

“PENGEN JADI DOKTER . . . “


Coba kamu tanya anak2 kecil , apa cita2 mereka. Rata2 mereka menjawab “pengen jadi dokter”. Kalau dengar itu , aku hanya tertawa kecil dalam hati.
Seharian ini kalimat itulah yang aku dengar.
Di salah satu stasiun tv swasta yaaa kira2 acaranya itu tema nya social gitu deh , bantuin yang kurang mampu. Salah satu dari mereka ada anak kecil , mungkin kira2 umurnya 5-7 tahunan lah. Pas ditanya host acara nya , “cita2 nya pengen jadi apa ?”…dengan polosnya anak itu menjawab “jadi dokter” sambil berurai air mata. “kenapa pengen jadi dokter ?” , tanya host nya lagi. Jawaban yang so simple dari anak tsb , “mau nolongin orang yang sakit”… karena orang tua anak tsb telah tiada dikarenakan sakit , makanya dia pengen jadi dokter.
Di hari yang sama , jam yang beda tentunya , saat aq ada di sebuah toko buku. Waktu itu aq berdiri diantara rak2 buku Kedokteran , iseng aja siapa tau ada buku referensi terbaru. Lagi asyik melihat2 buku , lewat beberapa anak2 SMA , saat melihat q disana salah satu dari mereka berbisik kepada temannya yang lain, “dokter..dokter..” , aq pura2 nggak dengar , dalam hati ngomong gini , “beloooommm…belom dokterrrrr…”. Setelah itu mereka pergi ke rak buku yang lain. Karena nggak ada buku yang cocok , aq pergi ke rak buku yang lain , buku2 tutorial mengenakan Hijab (yaaa…lagi belajar membiasakan pke jilbab/hijab , dah 4 tahunan..belajar membiasakan kog yaa 4 tahunan yaaa…hahahaha…). Disana ketemu lagi dg anak2 SMA tadi , dan aq dengar percakapan mereka. Salah satu mereka memanggil temannya yg lain , “kamu pengen jadi dokter khan???” … “iya..” . Lagi lagi bercita2 menjadi dokter.
Bukan hanya mereka , keponakan2 dari sepupu q pun juga pengen jadi dokter. Banyak , memang banyak pengen jadi dokter. Dengan berbagai macam alasan kenapa pengen jadi dokter. Mulai yang niatnya memang luhur sampeeee yang pengen tenar karena gelar “dokter” nya itu.
Kalau ada yg nanya ke aq kenapa pengen jadi dokter , aq nggak tau , jujur aq nggak tau. Kalau ada yg nanya ada atau nggak hati q di dunia Kedokteran , aq jawab “nggak” atau mungkin “belum ada”. Jangan kan kalian , aq saja bingung kenapa. Terkadang ada rasa senang dengan dunia Kedokteran ini , tapi terkadang ada juga rasa benci nya. Sedangkan ditanya orang aq kuliah dimana saja aq malaaassss jawabnyaa… mungkin karena jalani dengan setengah hati bercampur rasa takut “bisakah aq jadi dokter ?” , “pantaskah aq jadi dokter?”
Pundak q digantung dg harapan2 keluarga dan orang2 terdekat. Papa yg memang orang yg pengen banget aq jadi dokter. Mama juga. Nenek yg pengen cucu nya ini jadi dokter kandungan. Pacar q yg juga pengen aq jadi dokter kandungan. Adik2 q yg bangga punya kakak seorang calon dokter. Ditambah aq lah anak pertama dalam keluarga. Aq takut menghancurkan harapan2 mereka semua.
Mungkin , aq termasuk orang yg beruntung bisa mempelajari kedokteran. Orangtua mampu membiayai. Diluar sana , banyak yg pengen jadi dokter tapi cita2 nya harus mereka kubur dalam2 karena biaya.
Ya , seharusnya aq bersyukur dan emang harus bersyukur.
aq mencoba untuk mencintai profesi yg satu ini. Mencoba mengabulkan harapan2 orang2 tercinta. Mencoba mencari hikmah aq ditempatkan untuk menjadi profesi satu ini. Dan mencoba menaklukkan rasa takut q selama ini.
Semoga . . .

NB : buat yg pengen jadi dokter n mau masuk kedokteran , pikir2 dulu , siap atau nggak ? benar2 niat nggak ? karena yg akan kalian hadapi adalah makhluk hidup , nyawa pasien tanggung jawabnya. Jangan karena terpaksa. Jangan sampai putus tengah jalan. Tapi , ingatlah , belajar kedokteran itu  menyenangkan sih , karena yg dipelajari adalah apa yg ada dalam tubuh kita sendiri..

Kamis, 16 Agustus 2012

Al-Qur'an sebagai pembela di akhirat

Abu Umamah r.a. berkata : "Rasulullah SAW telah menganjurkan supaya kami semua mempelajari Al-Qur'an, setelah itu Rasulullah SAW memberitahu tentang kelebihan Al-Qur'an."
.
Telah bersabda Rasulullah SAW : "Belajarlah kamu akan Al-Qur'an, di akhirat nanti dia akan datang kepada ahli-ahlinya, yang mana di kala itu orang sangat memerlukannya. Ia akan datang dalam bentuk seindah-indahnya dan ia bertanya, "Kenalkah kamu kepadaku?" Maka orang yang pernah membaca akan menjawab : "Siapakah kamu?" Maka berkata Al-Qur'an : "Akulah yang kamu cintai dan kamu sanjung, dan juga telah bangun malam untukku dan kamu juga pernah membacaku di waktu siang hari."
.
Kemudian berkata orang yang pernah membaca Al-Qur'an itu : "Adakah kamu Al-Qur'an?" Lalu Al-Qur'an mengakui dan menuntun orang yang pernah membaca mengadap Allah SWT. Lalu orang itu diberi kerajaan di tangan kanan dan kekal di tangan kanannya, kemudian diletakkan mahkota di atas kepalanya.
.
Pada kedua ayah dan ibunya pula yang Muslim diberi perhiasan yang tidak dapat ditukar dengan dunia walau berlipat ganda, sehingga keduanya bertanya : "Dari manakah kami memperolehi ini semua, pada hal amal kami tidak sampai ini?" Lalu dijawab : "Kamu diberi ini semua kerana anak kamu telah mempelajari Al-Qur'an."






Beberapa waktu yang lalu , aq melakukan suatu kesalahan yang benar2 membuat q malu. Karena suatu masalah membuat q marah n kesal terhadap Allah. Ya , aq tau itu benar2 tidak pantas , aq sudah dikuasai rasa marah dan kecewa. Aq protes dalam hati , kenapa aq selalu di uji , tidak cukupkah rasa sabar q selama ini ? Saat itu aq tidak mau melakukan sholat dan mengaji (biasanya setiap selesai sholat aq menyempatkan diri untuk mengaji)
Tapi entah mengapa , hati q tidak enak , aq lihat Al-Qur'an , timbul rasa sedih dan rasa bersalah.
Maafkan aq , seharusnya aq tidak seperti itu .. Maukah Kau memaafkan q ???

Sabtu, 11 Agustus 2012

Mimpi

Bisa dibilang aq orang yg bnr2 malas ibadah. Disuruh sholat , jawab nya "iya" atau "ntar"... Gak tau kenapa sebegitu malasnyaaaa kaki bergerak buat ambil wudhu trus sholat ...
Yg paling rajin cuma sholat maghrib tok !
Tapi , sekarang udah sadar kog...
Dulu , entah kapan , kalau gak salah pas SMA , aq pernah mimpi aq ada di sebuah lapangan yg lumayan luas. Semua di isi dengan wanita2 berpakaian n berjilbab putih sedang membaca Al-Qur'an. Dan aq berdiri ditengah mereka semua. Dalam mimpi aq bingung ada apa ini ? Aq dimana ? Masih dengan kebingungan , saat aq berbalik badan ke kiri muncul laki2 berpakaian putih juga,gak jelas sih wajah nya,dia berkata sambil tersenyum , "bumi ini sudah tua" , lalu orang itu hilang dan aq terbangun.
Aq tau itu suatu pesan.